Diduga Penerimaan Siswa Jalur Non-Akademik Rawan Pemalsuan
Diduga Penerimaan Siswa Jalur Non-Akademik Rawan Pemalsuan.
GBNNews.net,Depok — Seleksi Penerimaan Murid Baru jalur prestasi non akademik adalah penerimaan siswa baru melalui sistem penerimaan murid baru berdasarkan prestasi bidang non akademik seperti Olahraga, Seni, Budaya, dan Organisasi yang dibuktikan dengan sertifikat atau piagam lomba serta mengikuti uji kompetensi untuk memverifikasi kemampuan non akademik mereka.
Seleksi Sistim Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 sudah selesai dan proses belajar mengajar telah berjalan dan penerimaan siswa melalui jalur non akademik yaitu jalur prestasi tahun ini sangat berbeda dengan tahun kemarin, dimana calon siswa ada test kemampuan ( uji kompetensi) sesuai dengan sertifikat yang dimiliki.
Ahmad Sujai S.Ag Kepala Sekolah Menengah Pertama 26 Depok, Rabu 24/9/25 menjawab pertanyaan media ini mengatakan setiap calon siswa dari jalur prestasi (sertifikat) panitia melakukan verifikasi terhadap sertifikat tersebut artinya apakah tampil di online ? dan setiap calon siswa wajib melampirkan surat dari Kurasi Pusat Prestasi Nasional ( Puspresnas), yaitu surat keterangan yang menyatakan bahwa si pemilik sertifikat benar terdaftar atau tercatat namanya dan setiap calon siswa yang tidak melampirkan surat keterangan dari Puspresnas tidak kita proses dan hal ini kita lakukan untuk mencegah kalau ada yang palsu, pungkasnya.
Pada tahun ini SMPN 26 Depok menerima siswa melalui jalur prestasi ( non akademik) 18 siswa. Penerimaan siswa untuk kelas tujuh 360 siswa untuk sembilan rombongan belajar, tahun ini calon siswa tidak ada uji kompetensi akan tetapi dilakukan test akademik atau test tertulis, ujarnya.
Kepsek SMPN 15 Depok Atiyatul Farida diruang kerjanya kepada media ini menjelaskan dalam penerimaan siswa baru dari jalur non akademik ( prestasi) panitia melihat dari sipenyelenggara yang betul-betul yang berkompeten artinya diakui piagam atau sertifikat yang diberikan kepada peserta seperti yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Dispora atau dilakukan oleh lintas sekolah se-Jabodetabek, bila kami melihat ada hal yang patut dicurigai tentu dilakukan ketelitian untuk memastikan benar-benar asli, pungkasnya.
Memang tahun ini agak berbeda dengan tahun kemarin, dimana setiap calon siswa di test kemampuan sesuai dengan yang tertera di sertifikat, kalau tahun ini uji kompetensi tidak dilakukan tapi yang dilakukan adalah test akademik atau test tertulis, tuturnya (dar)





