hacklink hack forum hacklink film izle hacklinkbahis siteleriDeneme Bonusu Veren SitelerstakeGalabetmostbetkingroyaljojobet
Tuesday, August 4, 2026
Iklan
Iklan
Hukum

Hari Jadi ke-702 Blitar :Akses Informasi Dibatasi, Anggaran Rakyat Dianggap Hak Pihak Tertentu ada apa?

Iklan

Hari Jadi ke-702 Blitar :Akses Informasi Dibatasi, Anggaran Rakyat Dianggap Hak Pihak Tertentu ada apa?

Kabupaten Blitar – Kemegahan peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar yang memasuki usia ke-702 justru menyisakan catatan kelam dan pertanyaan mendasar terkait prinsip keterbukaan informasi publik. Perayaan yang seharusnya menjadi milik seluruh masyarakat ini terkesan tertutup dan diskriminatif, seiring dengan kebijakan yang hanya mengizinkan wartawan undangan khusus untuk meliput jalannya acara.

Kebijakan ini dinilai sangat tidak beralasan, terlebih seluruh anggaran yang digunakan untuk menyelenggarakan rangkaian kegiatan tersebut bersumber dari uang rakyat. Hal ini menuai kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk Perkumpulan Insan Pers dan Jurnalis (PIJAR).

Ketua PIJAR, Sutrisno, S.H., Adv., menegaskan bahwa pembatasan akses ini bertentangan dengan hak publik untuk mengetahui perkembangan di daerahnya sendiri.

“Benar, yang boleh masuk hanya mereka yang terdaftar sebagai undangan khusus. Kami sangat mempertanyakan hal ini. Kegiatan ini adalah milik masyarakat, bukan sidang pengadilan. Anggaran yang dipakai adalah uang rakyat, maka masyarakat berhak tahu apa yang terjadi di acara yang dibiayai oleh keringat mereka,” tegas Sutrisno saat dikonfirmasi, Senin (4/8/2026).

Iklan

Pernyataan ini semakin menguatkan dugaan adanya ketidakadilan dalam perlakuan terhadap awak media, serta upaya pembatasan arus informasi yang seharusnya terbuka lebar. Padahal, peran pers sangat diperlukan untuk menyampaikan ke publik bagaimana perayaan hari jadi daerah tersebut berlangsung dan apa manfaatnya bagi masyarakat luas.

Sementara itu, saat dimintai keterangan pihak Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfotik) Kabupaten Blitar, pihaknya hanya membenarkan bahwa kebijakan tersebut hanya mengizinkan wartawan yang tercatat dalam daftar undangan khusus saja untuk hadir di lokasi acara.

Pembatasan akses ini semakin mempertegas keraguan publik: apakah ada hal yang sengaja disembunyikan dari pantauan masyarakat di perayaan ulang tahun daerah yang ke-702 ini?

(Tri)

Iklan

Leave a Reply