hacklinkjojobethacklink panelBetimgüvenilir casino sitelerihttps://gamova.org/
Thursday, November 5, 2026
Iklan
Iklan
Daerah

Mentri Pertanian Hadir di Blitar: Dirut BULOG Tegaskan Pasok Jagung SPHP Terjamin, Peternak Mikro Jadi Prioritas Nasional

Iklan

Mentri Pertanian Hadir di Blitar: Dirut BULOG Tegaskan Pasok Jagung SPHP Terjamin, Peternak Mikro Jadi Prioritas Nasional

Blitar,GBNNews.net — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menggelar kunjungan kerja di Desa Sleman, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, pada Kamis, 5 November 2026. Kunjungan ini menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah pelaku usaha pertanian dan peternakan mikro, sekaligus menandai dimulainya penguatan sinergi BUMN dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Kegiatan yang berfokus pada program pembelian telur ayam dan penyaluran jagung Sistem Penanganan Pangan Hewani dan Pakan (SPHP) ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pertanian, Deputi Bidang Pertanian, Direktur Utama Perum Bulog, Direktur Utama ID Food, Bupati dan Wakil Bupati Blitar, jajaran Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur, unsur Forkopimda, serta Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dari seluruh Jawa Timur.

Dalam pernyataannya, Menteri Pertanian menegaskan bahwa kehadiran pemerintah pusat bukan sekadar seremonial, melainkan respons langsung terhadap keluhan yang selama ini disampaikan para peternak.

“Sekarang kita lihat Nilai Tukar Petani yang baru saja diumumkan minggu lalu angkanya mencapai 132 persen. Ini angka tertinggi sepanjang sejarah Republik ini berdiri,” ungkap Menteri Pertanian.

Lebih lanjut Menteri menjelaskan, keberhasilan ini harus dilanjutkan hingga dirasakan merata oleh seluruh sektor pertanian. “Petani padi kini berada di angka 120 persen artinya mereka menikmati keuntungan 20 persen. Sektor hortikultura bahkan menyentuh 138 persen, dan perkebunan mencapai 160 hingga 170 persen. Namun peternak meski sudah bernilai positif, masih perlu terus diangkat.”

Iklan

Direktur Utama Perum Bulog Letjen(Purn) Dr.Ahmad Rizal Ramdani dalam paparannya menegaskan bahwa pemerintah telah melakukan penyesuaian anggaran secara khusus untuk menjamin ketersediaan pakan ternak.

“Peternak selama ini berteriak: tidak ada jagung, kurang jagung. Memang stok jagung berkurang pada periode September hingga Desember. Solusinya: petani jagung dan peternak harus menjadi satu kesatuan, Penyaluran Jagung SPHP: Pemerintah menyalurkan bantuan 180 hingga 200 ton jagung SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) kepada para peternak ayam petelur mikro di Blitar untuk mengatasi keluhan kekosongan stok dan menekan biaya pakan. ” ujar Dirut Bulog.

“Kami telah alokasi anggaran dalam dua bulan terakhir secara khusus untuk peternak. Untuk benih jagung saja dialokasikan 300 miliar tahun ini, dan akan ditingkatkan menjadi 600 miliar tahun depan. Ditambah dukungan sarana dan prasarana dari Pompa Air dan Sistem Irigasi Tersier senilai hampir 1 triliun rupiah. Ini adalah perintah langsung Bapak Presiden pemerintah harus hadir di tengah peternak dan menyelesaikan masalah yang ada,” jelasnya dengan tegas.

Pemerintah menegaskan bahwa pembentukan ekosistem baru yang menyatukan petani jagung dengan peternakan adalah kunci utama keberlanjutan. Dengan cara ini, rantai pasok pakan menjadi lebih terjamin, harga lebih stabil, dan kesejahteraan peternak mikro terus meningkat.

Diakhiri pertemuan, para petani dan peternak yang hadir menyambut baik langkah konkret ini dan berharap sinergi antar-BUMN serta pemerintah daerah terus berjalan konsisten di masa mendatang.

(Hdr).

Iklan

Leave a Reply