MANEGER PEGASUS OGAH DAN SOMBONG MENGHAMBAT DAN MENGHALANG TUGAS JURNALIS SEKARANG BERURUSAN DENGAN HUKUM
MANEGER PEGASUS OGAH DAN SOMBONG MENGHAMBAT DAN MENGHALANG TUGAS JURNALIS SEKARANG BERURUSAN DENGAN HUKUM.
GBNNews.net. Kabuaten Bungo
Kasus dugaan menghambat dan Menghalang-halang tugas dari Jurnalis Manajemen PEGASUS Sekarang berusan dengan APH dan Atas perbuatan tindakan Yang Tidak Menyenangkan.
Informasinya, terlapor dalam kasus ini Akan diperiksa penyelidik Satreskrim Polres Bungo. Hal ini diketahui Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian (SP2HP) Laporan Pengaduan.
Penyelidik juga akan melaksanakan Cek Tempat Kejadian Perkara (TKP) di PUB dan BAR Pegasus untuk Mendapatkan informasi dan petunjuk Terkait laporan pengaduan Azroni.
Selanjutnya, penyelidik akan Menganalisa dan mengkolaborasikan Seluruh informasi dan petunjuk untuk Menentukan terhadap peristiwa yang Terjadi pada Jumat (1/9/2023) di PUB Dan BAR Pegasus apakah masuk ke Dalam unsur delik yang disangkakan Melalui gelar perkara.
Sementara itu, Kuasa Hukum Azroni, Abdul Fatah membenarkan kalau kliennya sudah mendapat SP2HP dari Satreskrim Polres Bungo.
“Kami menilai Polres Bungo dalam Menyelidiki laporan penghalangan Kegiatan jurnalistik tersebut telah Secara cepat, profesional, dan Transparan. Ini tentu saja kabar baik Bagi insan pers khususnya di Kabupaten Bungo.” ucap Abdul Fatah SH.
Kalau soal kapan waktu diperiksanya Oknum manajemen Pegasus, menurut Saya itu ranah penyelidik.” tambahnya Lagi.
GBNNews.net. Komfirmasi Melalui Telp via saluler Stefen Maneger Pegasus untuk klarifikasi agar Berimbang Berita ini , Tapi sayang Nya tidak di angkat, mungkin bisa Jadi dalam keadaan sibuk atau Galau, Menurut Pato menerangkan, Pelaporan ini tidak serta merta Merupakan persoalan beberapa Oknum jurnalis yang menjadi korban. Namun pelaporan ini juga merupakan Persoalan yang mendasar bagi kemerdekaan pers serta jaminan dan Perlindungan hukum bagi pers dalam Menjalankan fungsi, hak, kewajiban, dan peranannya sebagaimana dijamin Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers).
“Tentu saja kami juga mengapresiasi Komitmen seluruh jurnalis dan semua Organisasi profesi jurnalis yang Konsisten memperjuangkan marwah Kemerdekaan pers, khususnya Mendorong penegakan hukum atas Kasus penghalang-halangan kegiatan Jurnalistik di tempat hiburan malam Pegasus tersebut,” timpal Usman Arfan SH.
(Red/m.noer.se)