	{"id":14344,"date":"2026-01-05T11:56:27","date_gmt":"2026-01-05T11:56:27","guid":{"rendered":"https:\/\/gbnnews.net\/?p=14344"},"modified":"2026-01-05T11:56:27","modified_gmt":"2026-01-05T11:56:27","slug":"diduga-ada-oknum-di-balik-pemilik-penimbunan-pasir-kuarsa-yang-tidak-tersentuh-hukum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/01\/05\/diduga-ada-oknum-di-balik-pemilik-penimbunan-pasir-kuarsa-yang-tidak-tersentuh-hukum\/","title":{"rendered":"Diduga Ada Oknum Di Balik Pemilik Penimbunan Pasir Kuarsa Yang Tidak Tersentuh Hukum"},"content":{"rendered":"<div class=\"fcbkbttn_buttons_block\" id=\"fcbkbttn_left\"><div class=\"fcbkbttn_button\">\n                            <a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/\" target=\"_blank\">\n                                <img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/plugins\/social-buttons-pack\/facebook-button-plugin\/images\/standard-facebook-ico.png?w=800&#038;ssl=1\" alt=\"Fb-Button\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" class=\"lazyload\" \/>\n                            <\/a>\n                        <\/div><div class=\"fcbkbttn_like \"><fb:like href=\"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/01\/05\/diduga-ada-oknum-di-balik-pemilik-penimbunan-pasir-kuarsa-yang-tidak-tersentuh-hukum\/\" action=\"like\" colorscheme=\"light\" layout=\"standard\"  width=\"225px\" size=\"small\"><\/fb:like><\/div><div class=\"fb-share-button  \" data-href=\"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/01\/05\/diduga-ada-oknum-di-balik-pemilik-penimbunan-pasir-kuarsa-yang-tidak-tersentuh-hukum\/\" data-type=\"button_count\" data-size=\"small\"><\/div><\/div><div class=\"nstgrm_buttons_block\" id=\"nstgrm_left\"><div class=\"nstgrm_button\" data-id-post=\"14344\">\n\t\t\t\t\t<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/\" target=\"_blank\">\n\t\t\t\t\t\t<img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/plugins\/social-buttons-pack\/images\/standard-instagram-ico.jpg?w=800&#038;ssl=1\" alt=\"instagram-Button\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" class=\"lazyload\" \/>\n\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t<\/div><\/div><div class=\"pntrst_main_before_after\"><div class=\"pntrst-button-wrap\">\r\n\t\t\t\t\t\t\t<a data-pin-do=\"buttonBookmark\" data-pin-custom=\"\" href=\"https:\/\/www.pinterest.com\/pin\/create\/button\/\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" data-pin-nopin=\"1\" class=\"pntrst-custom-pin lazyload\" data-src=\"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/plugins\/social-buttons-pack\/bws-pinterest\/images\/pin.png?w=60&#038;ssl=1\"  src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\"><\/a>\r\n\t\t\t\t\t\t<\/div><div class=\"pntrst-button-wrap \" >\r\n\t\t\t\t\t\t\t<a  data-pin-do=\"buttonFollow\" href=\"https:\/\/www.pinterest.com\/\/\">Follow me<\/a>\r\n\t\t\t\t\t\t<\/div><\/div><div class=\"twttr_buttons\"><div class=\"twttr_twitter\">\n\t\t\t\t\t<a href=\"http:\/\/twitter.com\/share?text=Diduga+Ada+Oknum+Di+Balik+Pemilik+Penimbunan+Pasir+Kuarsa+Yang+Tidak+Tersentuh+Hukum\" class=\"twitter-share-button\" data-via=\"\" data-hashtags=\"\"  data-size=\"default\" data-url=\"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/01\/05\/diduga-ada-oknum-di-balik-pemilik-penimbunan-pasir-kuarsa-yang-tidak-tersentuh-hukum\/\"  data-related=\"\" target=\"_blank\">Tweet<\/a>\n\t\t\t\t<\/div><\/div><p>Diduga Ada Oknum Di Balik<br \/>\nPemilik Penimbunan Pasir Kuarsa Yang Tidak Tersentuh Hukum,<\/p>\n<p>GBNnews.net&#8211;Batam \u2013 Aktivitas penimbunan pasir kuarsa yang diduga berlangsung di kawasan Hutan Lindung Nongsa\u2013Kabil, Kota Batam, kembali menuai sorotan publik. Kegiatan tersebut disinyalir dilakukan tanpa kelengkapan perizinan resmi dan berpotensi melanggar ketentuan perundang-undangan di bidang kehutanan, pertambangan mineral bukan logam, serta perlindungan lingkungan hidup.<br \/>\nSenin 05\/01\/2026<\/p>\n<p>Hasil penelusuran di lapangan sejak Rabu (24\/12\/2025) menemukan tumpukan pasir kuarsa dalam jumlah besar yang diduga berasal dari aktivitas bongkar muat kapal tongkang. Material tersebut kemudian disimpan di area daratan yang diduga berada di dalam atau berbatasan langsung dengan kawasan hutan lindung.<\/p>\n<p>Di lokasi penimbunan, tidak ditemukan papan nama perusahaan, plang izin usaha, maupun informasi legalitas kegiatan sebagaimana diwajibkan oleh peraturan. Namun demikian, salah seorang pekerja di lokasi sempat menyebut nama PT MAS saat membersihkan sebuah mobil dump truck\/Fuso yang diduga digunakan untuk pengangkutan material.<\/p>\n<p>Sejumlah pekerja yang ditemui mengaku hanya menjalankan perintah untuk melakukan bongkar muat dan penimbunan pasir. Mereka menyatakan tidak pernah diperlihatkan dokumen perizinan, baik izin pertambangan, izin pengangkutan dan penjualan, maupun izin penggunaan kawasan hutan.<\/p>\n<p>\u201cSaya tidak tahu pasti ini punya siapa, Pak. Saya hanya sopir, tugas saya angkut dan bongkar. Selebihnya saya tidak tahu apa-apa,\u201d ujar seorang sopir di lokasi, Rabu (24\/12\/2025).<\/p>\n<p>Berdasarkan keterangan tersebut, terdapat indikasi bahwa sopir dan pekerja lapangan hanya bertindak sebagai jasa pengangkutan, bukan sebagai pemilik atau pengendali utama material pasir kuarsa tersebut.<\/p>\n<p>Dugaan Pelanggaran Perizinan Pertambangan<\/p>\n<p>Pasir kuarsa merupakan mineral bukan logam yang pengelolaannya wajib tunduk pada ketentuan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba).<\/p>\n<p>Setiap kegiatan yang meliputi penambangan, pengangkutan, penyimpanan, hingga penjualan wajib memiliki izin, antara lain:<\/p>\n<p>Izin Usaha Pertambangan (IUP)<\/p>\n<p>Izin Pengangkutan dan Penjualan (IPP)<\/p>\n<p>Persetujuan lingkungan, berupa UKL-UPL atau AMDAL, sesuai skala dan dampak kegiatan<\/p>\n<p>Apabila kegiatan dilakukan di dalam atau menggunakan kawasan hutan, maka wajib mengantongi Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) (sebelumnya dikenal sebagai IPPKH) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).<\/p>\n<p>Hingga berita ini disusun, tidak terdapat informasi terbuka yang menunjukkan bahwa lokasi penimbunan pasir kuarsa di kawasan Nongsa\u2013Kabil telah memiliki PPKH maupun izin pertambangan yang sah.<\/p>\n<p>Larangan Kegiatan di Kawasan Hutan Lindung<\/p>\n<p>Dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, kawasan hutan lindung memiliki fungsi utama sebagai sistem penyangga kehidupan, termasuk pengaturan tata air, pencegahan banjir, dan pengendalian erosi.<\/p>\n<p>Pasal 50 ayat (3) UU Kehutanan secara tegas melarang setiap orang untuk:<\/p>\n<p>Menggunakan kawasan hutan secara tidak sah<\/p>\n<p>Melakukan kegiatan yang menimbulkan kerusakan hutan<\/p>\n<p>Apabila dugaan penggunaan kawasan hutan lindung untuk penimbunan pasir kuarsa ini terbukti, maka perbuatan tersebut dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana kehutanan.<\/p>\n<p>Ancaman Sanksi Pidana dan Denda<\/p>\n<p>Jika dugaan aktivitas ilegal ini terbukti secara hukum, pihak-pihak yang terlibat berpotensi dikenakan sanksi pidana berlapis, sebagai berikut:<\/p>\n<p>1. Pidana Kehutanan<\/p>\n<p>Berdasarkan Pasal 78 ayat (2) dan (3) UU Kehutanan:<\/p>\n<p>Pidana penjara paling lama 10 tahun<\/p>\n<p>Denda paling banyak Rp5 miliar<\/p>\n<p>Apabila dilakukan oleh korporasi, pertanggungjawaban pidana dapat dikenakan kepada pengurus perusahaan, dengan denda yang dapat diperberat.<\/p>\n<p>2. Pertambangan Tanpa Izin<\/p>\n<p>Mengacu Pasal 158 UU Minerba:<\/p>\n<p>Pidana penjara paling lama 5 tahun<br \/>\nDenda paling banyak Rp100 miliar<br \/>\nSementara Pasal 161 UU Minerba mengatur:<br \/>\nPengangkutan, penyimpanan, atau penjualan hasil tambang tanpa izin<br \/>\nPidana penjara paling lama 1 tahun<br \/>\nDenda paling banyak Rp100 miliar<br \/>\n3. Pidana Lingkungan Hidup<\/p>\n<p>Jika terbukti menimbulkan pencemaran atau kerusakan lingkungan, dapat dijerat UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup:<\/p>\n<p>Sengaja:<\/p>\n<p>Penjara 3\u201310 tahun<\/p>\n<p>Denda Rp3\u201310 miliar<\/p>\n<p>Karena kelalaian:<\/p>\n<p>Penjara 1\u20133 tahun<\/p>\n<p>Denda Rp1\u20133 miliar<\/p>\n<p>4. Sanksi Tambahan<\/p>\n<p>Selain pidana pokok, negara dapat menjatuhkan:<\/p>\n<p>Penyitaan alat berat dan hasil tambang<br \/>\nPenghentian permanen kegiatan<br \/>\nPencabutan seluruh izin usaha<br \/>\nKewajiban pemulihan dan rehabilitasi lingkungan<br \/>\nTuntutan ganti rugi atas kerugian ekologis<\/p>\n<p>Ancaman Lingkungan dan Dampak Sosial<\/p>\n<p>Aktivitas penimbunan pasir kuarsa di kawasan hutan lindung berpotensi menimbulkan dampak serius, antara lain:<\/p>\n<p>Kerusakan vegetasi dan ekosistem hutan<br \/>\nMeningkatnya risiko erosi dan sedimentasi<br \/>\nGangguan kesehatan masyarakat akibat debu pasir<br \/>\nAncaman terhadap keseimbangan lingkungan darat dan pesisir<\/p>\n<p>Kawasan Nongsa\u2013Kabil sendiri merupakan wilayah penyangga lingkungan strategis di Kota Batam yang seharusnya dilindungi dari aktivitas industri ilegal.<\/p>\n<p>Desakan Penegakan Hukum<\/p>\n<p>Masyarakat dan pemerhati lingkungan mendesak aparat penegak hukum, BP Batam, Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Riau, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap:<\/p>\n<p>Status lahan<\/p>\n<p>Legalitas perizinan<\/p>\n<p>Pihak-pihak yang bertanggung jawab<\/p>\n<p>Penindakan tegas dinilai penting untuk mencegah kerusakan lingkungan lebih lanjut serta memastikan supremasi hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.<\/p>\n<p>(Tim,Red)<\/p>\n<!--CusAds0-->\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div><div class=\"twttr_buttons\"><div class=\"twttr_twitter\">\n\t\t\t\t\t<a href=\"http:\/\/twitter.com\/share?text=Diduga+Ada+Oknum+Di+Balik+Pemilik+Penimbunan+Pasir+Kuarsa+Yang+Tidak+Tersentuh+Hukum\" class=\"twitter-share-button\" data-via=\"\" data-hashtags=\"\"  data-size=\"default\" data-url=\"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/01\/05\/diduga-ada-oknum-di-balik-pemilik-penimbunan-pasir-kuarsa-yang-tidak-tersentuh-hukum\/\"  data-related=\"\" target=\"_blank\">Tweet<\/a>\n\t\t\t\t<\/div><\/div><div class=\"pntrst_main_before_after\"><\/div><div class=\"nstgrm_buttons_block\" id=\"nstgrm_left\"><div class=\"nstgrm_button\" data-id-post=\"14344\">\n\t\t\t\t\t<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/\" target=\"_blank\">\n\t\t\t\t\t\t<img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/plugins\/social-buttons-pack\/images\/standard-instagram-ico.jpg?w=800&#038;ssl=1\" alt=\"instagram-Button\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" class=\"lazyload\" \/>\n\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t<\/div><\/div><div class=\"fcbkbttn_buttons_block\" id=\"fcbkbttn_left\"><div class=\"fcbkbttn_button\">\n                            <a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/\" target=\"_blank\">\n                                <img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/plugins\/social-buttons-pack\/facebook-button-plugin\/images\/standard-facebook-ico.png?w=800&#038;ssl=1\" alt=\"Fb-Button\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" class=\"lazyload\" \/>\n                            <\/a>\n                        <\/div><div class=\"fcbkbttn_like \"><fb:like href=\"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/01\/05\/diduga-ada-oknum-di-balik-pemilik-penimbunan-pasir-kuarsa-yang-tidak-tersentuh-hukum\/\" action=\"like\" colorscheme=\"light\" layout=\"standard\"  width=\"225px\" size=\"small\"><\/fb:like><\/div><div class=\"fb-share-button  \" data-href=\"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/01\/05\/diduga-ada-oknum-di-balik-pemilik-penimbunan-pasir-kuarsa-yang-tidak-tersentuh-hukum\/\" data-type=\"button_count\" data-size=\"small\"><\/div><\/div><!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Follow me Diduga Ada Oknum Di Balik Pemilik Penimbunan Pasir Kuarsa Yang Tidak Tersentuh Hukum, GBNnews.net&#8211;Batam \u2013 Aktivitas penimbunan pasir<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":14345,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-14344","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/IMG-20260105-WA0078-scaled.jpg?fit=400%2C400&ssl=1","jetpack-related-posts":[{"id":14776,"url":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/02\/12\/yuliana-diduga-mafia-otak-dibalik-penimbunan-pasir-kuarsa-atau-batu-geranit-aparat-penegak-hukum-tidak-berkutik\/","url_meta":{"origin":14344,"position":0},"title":"Yuliana Diduga Mafia Otak Dibalik Penimbunan Pasir Kuarsa Atau Batu Geranit Aparat Penegak Hukum Tidak Berkutik","author":"Andre Tambunan","date":"February 12, 2026","format":false,"excerpt":"Yuliana Diduga Mafia Otak Dibalik Penimbunan Pasir Kuarsa Atau Batu Geranit Aparat Penegak Hukum Tidak Berkutik, GBNnews.net -- Batam, mengingat Izin penimbunan pengangkutan, dan penjualan pasir kuarsa atau pasir silika di Indonesia diatur secara ketat di bawah regulasi pertambangan mineral dan batuan (bahan galian golongan C). Kegiatan ini tidak bisa\u2026","rel":"","context":"In &quot;Daerah&quot;","block_context":{"text":"Daerah","link":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/category\/daerah\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260212-WA0030-scaled.jpg?fit=300%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":14429,"url":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/01\/16\/kembali-tersorot-awak-media-tercium-oknum-aparat-rmbe-dan-pemilik-lahan-ibu-elyana-tidak-tersentuh-hukum-terkait-tambang-pasir-ilegal\/","url_meta":{"origin":14344,"position":1},"title":"Kembali Tersorot Awak Media. Tercium Oknum Aparat RMBE Dan Pemilik Lahan Ibu ELYANA Tidak Tersentuh Hukum Terkait Tambang Pasir Ilegal,","author":"Andre Tambunan","date":"January 16, 2026","format":false,"excerpt":"Kembali Tersorot Awak Media. Tercium Oknum Aparat RMBE Dan Pemilik Lahan Ibu ELYANA Tidak Tersentuh Hukum Terkait Tambang Pasir Ilegal, GBNbews.net--Batam-Aktivitas penyedotan pasir ilegal kembali mencuat tepatnya diteluk mata ikan ujung kampung mergung,\" kelurahan sambau Kecamatan Nongsa, Kota Batam. karna adanya dukungang pihak pemilik lahan inisial ibu (ELYN) sehinga rusaknya\u2026","rel":"","context":"In &quot;Hukum&quot;","block_context":{"text":"Hukum","link":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/category\/hukum\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/IMG-20260115-WA0054-scaled.jpg?fit=400%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":14335,"url":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/01\/05\/diduga-pemilik-tanah-ibu-elyn-bekerja-sama-dengan-oknum-prajurit-yang-masih-aktif-bermarga-rambe\/","url_meta":{"origin":14344,"position":2},"title":"Diduga Pemilik Tanah Ibu (ELYN) Bekerja Sama Dengan Oknum Prajurit Yang Masih Aktif Bermarga (Rambe)","author":"Andre Tambunan","date":"January 5, 2026","format":false,"excerpt":"Diduga Pemilik Tanah Ibu (ELYN) Bekerja Sama Dengan Oknum Prajurit Yang Masih Aktif Bermarga (Rambe) GBNNews.net --Batam-Aktivitas penyedotan pasir ilegal kembali mencuat di kawasan Nongsa, tepatnya di kawasan kampung mergung,\" kelurahan sambau Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Investigasi tim media menemukan sejumlah mobil dump truck lalu lalang mengangkut pasir dari lokasi\u2026","rel":"","context":"In &quot;Hukum&quot;","block_context":{"text":"Hukum","link":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/category\/hukum\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/IMG-20260105-WA0053-scaled.jpg?fit=400%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":14462,"url":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/01\/21\/kapolda-kepri-irjen-pol-asep-safrudin-s-i-k-m-h-lambat-dalam-memberantas-kegiatan-tambang-pasir-ilegal-di-kawasan-mergung\/","url_meta":{"origin":14344,"position":3},"title":"Kapolda Kepri Irjen pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Lambat Dalam Memberantas Kegiatan Tambang Pasir Ilegal Di Kawasan Mergung","author":"Andre Tambunan","date":"January 21, 2026","format":false,"excerpt":"Kapolda Kepri Irjen pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Lambat Dalam Memberantas Kegiatan Tambang Pasir Ilegal Di Kawasan Mergung, GBNbews.net--Batam penelusuran awak media begitu jelas kegiatan tambang pasir ilegal atau aktivitas yang tidak dapat di hentikan seolah-olah Aparat Penegak Hukum tidak ada tindakan sama sekali, penyedotan pasir ilegal karna pemilik tambang\u2026","rel":"","context":"In &quot;Hukum&quot;","block_context":{"text":"Hukum","link":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/category\/hukum\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/IMG-20260105-WA00531-scaled.jpg?fit=400%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":14457,"url":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/01\/20\/kapolda-kepri-irjen-pol-asep-saparudin-lambat-dalam-memberantas-kegiatan-tambang-pasir-ilegal-di-kawasan-mergung\/","url_meta":{"origin":14344,"position":4},"title":"Kapolda Kepri Irjen pol Asep Saparudin Lambat Dalam Memberantas Kegiatan Tambang Pasir Ilegal Di Kawasan Mergung","author":"Andre Tambunan","date":"January 20, 2026","format":false,"excerpt":"Kapolda Kepri Irjen pol Asep Saparudin Lambat Dalam Memberantas Kegiatan Tambang Pasir Ilegal Di Kawasan Mergung, GBNbews.net--Batam penelusuran awak media begitu jelas kegiatan tambang pasir ilegal atau aktivitas yang tidak dapat di hentikan seolah-olah Aparat Penegak Hukum tidak ada tindakan sama sekali, penyedotan pasir ilegal karna pemilik tambang tersebut Dikelola\u2026","rel":"","context":"In &quot;Hukum&quot;","block_context":{"text":"Hukum","link":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/category\/hukum\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/IMG-20260105-WA00531-scaled.jpg?fit=400%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":14356,"url":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/01\/06\/di-duga-pemilik-lahan-inisial-ibu-elyn-turut-membantu-tambang-pasir-ilegal-di-kawasan-mergung-milik-satu-oknum-aparat-aktif-rmbe\/","url_meta":{"origin":14344,"position":5},"title":"Di duga Pemilik Lahan Inisial Ibu ELYN Turut Membantu Tambang Pasir Ilegal di Kawasan Mergung Milik Satu Oknum Aparat Aktif (RMBE)","author":"Andre Tambunan","date":"January 6, 2026","format":false,"excerpt":"Di duga Pemilik Lahan Inisial Ibu ELYN Turut Membantu Tambang Pasir Ilegal di Kawasan Mergung Milik Satu Oknum Aparat Aktif (RMBE) GBNbews.net--Batam-Aktivitas penyedotan pasir ilegal kembali mencuat tepatnya diteluk mata ikan ujung kampung mergung,\" kelurahan sambau Kecamatan Nongsa, Kota Batam. karna adanya dukungang pihak pemilik lahan inisial ibu (ELYN) sehinga\u2026","rel":"","context":"In &quot;Hukum&quot;","block_context":{"text":"Hukum","link":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/category\/hukum\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/IMG-20260106-WA0018-scaled.jpg?fit=400%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_likes_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14344","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14344"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14344\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14346,"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14344\/revisions\/14346"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14345"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14344"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14344"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14344"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}