	{"id":16316,"date":"2026-11-02T13:34:54","date_gmt":"2026-11-02T13:34:54","guid":{"rendered":"https:\/\/gbnnews.net\/?p=16316"},"modified":"2026-11-02T13:34:54","modified_gmt":"2026-11-02T13:34:54","slug":"polemik-gus-ompreng-kritik-publik-batas-kebebasan-berpendapat-dan-asas-ekstrateritorial-hukum-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/11\/02\/polemik-gus-ompreng-kritik-publik-batas-kebebasan-berpendapat-dan-asas-ekstrateritorial-hukum-indonesia\/","title":{"rendered":"Polemik &#8220;Gus Ompreng&#8221;: Kritik Publik, Batas Kebebasan Berpendapat dan Asas Ekstrateritorial Hukum Indonesia"},"content":{"rendered":"<div class=\"fcbkbttn_buttons_block\" id=\"fcbkbttn_left\"><div class=\"fcbkbttn_button\">\n                            <a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/\" target=\"_blank\">\n                                <img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/plugins\/social-buttons-pack\/facebook-button-plugin\/images\/standard-facebook-ico.png?w=800&#038;ssl=1\" alt=\"Fb-Button\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" class=\"lazyload\" \/>\n                            <\/a>\n                        <\/div><div class=\"fcbkbttn_like \"><fb:like href=\"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/11\/02\/polemik-gus-ompreng-kritik-publik-batas-kebebasan-berpendapat-dan-asas-ekstrateritorial-hukum-indonesia\/\" action=\"like\" colorscheme=\"light\" layout=\"standard\"  width=\"225px\" size=\"small\"><\/fb:like><\/div><div class=\"fb-share-button  \" data-href=\"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/11\/02\/polemik-gus-ompreng-kritik-publik-batas-kebebasan-berpendapat-dan-asas-ekstrateritorial-hukum-indonesia\/\" data-type=\"button_count\" data-size=\"small\"><\/div><\/div><div class=\"nstgrm_buttons_block\" id=\"nstgrm_left\"><div class=\"nstgrm_button\" data-id-post=\"16316\">\n\t\t\t\t\t<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/\" target=\"_blank\">\n\t\t\t\t\t\t<img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/plugins\/social-buttons-pack\/images\/standard-instagram-ico.jpg?w=800&#038;ssl=1\" alt=\"instagram-Button\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" class=\"lazyload\" \/>\n\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t<\/div><\/div><div class=\"pntrst_main_before_after\"><div class=\"pntrst-button-wrap\">\r\n\t\t\t\t\t\t\t<a data-pin-do=\"buttonBookmark\" data-pin-custom=\"\" href=\"https:\/\/www.pinterest.com\/pin\/create\/button\/\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" data-pin-nopin=\"1\" class=\"pntrst-custom-pin lazyload\" data-src=\"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/plugins\/social-buttons-pack\/bws-pinterest\/images\/pin.png?w=60&#038;ssl=1\"  src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\"><\/a>\r\n\t\t\t\t\t\t<\/div><div class=\"pntrst-button-wrap \" >\r\n\t\t\t\t\t\t\t<a  data-pin-do=\"buttonFollow\" href=\"https:\/\/www.pinterest.com\/\/\">Follow me<\/a>\r\n\t\t\t\t\t\t<\/div><\/div><div class=\"twttr_buttons\"><div class=\"twttr_twitter\">\n\t\t\t\t\t<a href=\"http:\/\/twitter.com\/share?text=Polemik+%22Gus+Ompreng%22%3A+Kritik+Publik%2C+Batas+Kebebasan+Berpendapat+dan+Asas+Ekstrateritorial+Hukum+Indonesia\" class=\"twitter-share-button\" data-via=\"\" data-hashtags=\"\"  data-size=\"default\" data-url=\"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/11\/02\/polemik-gus-ompreng-kritik-publik-batas-kebebasan-berpendapat-dan-asas-ekstrateritorial-hukum-indonesia\/\"  data-related=\"\" target=\"_blank\">Tweet<\/a>\n\t\t\t\t<\/div><\/div><p>Polemik &#8220;Gus Ompreng&#8221;: Kritik Publik, Batas Kebebasan Berpendapat dan Asas Ekstrateritorial Hukum Indonesia<\/p>\n<p>Blitar,GBNNews.net \u2014 Ruang digital di Jawa Timur sedang hangat memperbincangkan sebuah polemik yang mempertemukan hak kebebasan berpendapat dengan batas hukum yang berlaku lintas negara. Seorang konten kreator berinisial S yang kini berdomisili dan bekerja di Taiwan menjadi sorotan publik, setelah unggahannya yang menyebut pendakwah muda Gus Muhammad Iqdam Kholid dengan sebutan &#8220;Gus Ompreng&#8221; tersebar luas di media sosial.<\/p>\n<p>Polemik ini bermula dari rencana Pemerintah Kabupaten Blitar bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang akan menyalurkan dana hibah untuk pengembangan kawasan wisata religi. Rencana tersebut memicu perdebatan publik mengenai aspek transparansi dan akuntabilitas anggaran. Di tengah gelombang kritik terhadap kebijakan tersebut, ungkapan yang dianggap melebar hingga menyentuh ranah personal pun muncul dan memicu reaksi luas. Hingga berita ini diturunkan, Pemkab Blitar belum merilis rincian resmi terkait alokasi dan penggunaan dana hibah tersebut. Tim redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait.<\/p>\n<p>Gus Iqdam Kholid dalam pernyataan klarifikasinya menyampaikan sikapnya: &#8220;Jika diri saya yang dihina, saya berlapang dada dan bersabar. Namun, saya keberatan sekali jika keluarga serta jemaah ikut terseret dalam pembahasan yang tidak perlu.&#8221;<\/p>\n<p>Edukasi Hukum: WNI di Luar Negeri Tetap Terikat Hukum Indonesia<\/p>\n<p>Menanggapi polemik ini, Ketua LPKRI Kabupaten Blitar Raya, Moh. Iskandar \u2014 yang akrab disapa Kang Sendor \u2014 memberikan penjelasan hukum yang penting untuk dipahami masyarakat luas.<\/p>\n<p>&#8220;Banyak yang beranggapan warga Indonesia yang berada di luar negeri berada di luar jangkauan hukum nasional. Pandangan ini keliru,&#8221; tegas Moh. Iskandar.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan dasar hukumnya secara rinci:<\/p>\n<p>&#8211; Pasal 2 UU No. 1 Tahun 2024 (Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik) mengukuhkan asas ekstrateritorialitas<\/p>\n<p>&#8211; Pasal 4 dan Pasal 8 KUHP Baru (UU No. 1 Tahun 2023) menegaskan bahwa setiap perbuatan yang dilakukan di luar wilayah Indonesia, namun dampak atau akibatnya dirasakan di dalam wilayah Indonesia, tetap dapat diproses hukum di Indonesia.<\/p>\n<p>&#8211; Secara prosedural, hal ini dapat ditempuh melalui perwakilan RI setempat (KDEI Taipei) berkoordinasi dengan Divisi Hubinter Polri di Indonesia.<\/p>\n<p>Potensi Sanksi Hukum dan Sifat Delik<\/p>\n<p>Ungkapan yang dianggap merendahkan atau mencemarkan nama baik melalui media elektronik dapat bersinggungan dengan Pasal 27A junto Pasal 45 ayat (4) UU ITE 2024, yang mengancam pidana penjara paling lama 2 tahun dan\/atau denda hingga Rp400 juta. Selain itu, juga dapat merujuk pada Pasal 433 KUHP Baru tentang pencemaran nama baik.<\/p>\n<p>&#8220;Perlu dipahami, ini termasuk kategori Delik Aduan Absolut berdasarkan Pasal 55\u201356 KUHP Baru. Artinya, hanya pihak yang merasa dirugikan yang berhak melaporkan, dan itu harus dilakukan dalam kurun waktu 6 bulan sejak perbuatan diketahui,&#8221; jelas Moh. Iskandar.<\/p>\n<p>Kritik Boleh, Cacian Dilarang inilah Garis Batasnya<\/p>\n<p>Polemik ini menyisakan pelajaran berharga tentang di mana letak garis batas antara hak kontrol publik dengan penghormatan terhadap kehormatan pribadi.<\/p>\n<p>&#8220;Kritik terhadap kebijakan dana hibah adalah hak masyarakat. Masyarakat berhak mengetahui informasi yang benar dan akurat sesuai UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>&#8220;Tetapi, kontrol sosial haruslah berbasis data dan fakta, bukan berupa serangan personal. Kritik kebijakan ya pada kebijakannya, bukan pada orangnya,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>LPKRI Kabupaten Blitar Raya mendorong tiga pihak untuk menjalankan peran masing-masing:<\/p>\n<p>&#8211; Kepada Pemkab Blitar: agar lebih terbuka dan transparan mengenai rincian sertaaman dan penggunaan dana hibah publik<\/p>\n<p>&#8211; Kepada konten kreator: menyampaikan kritik yang membangun, edukatif, dan tetap menjaga etika serta norma kesusilaan<\/p>\n<p>&#8211; Kepada masyarakat: jika menemukan indikasi penyimpangan anggaran, saluran resmi yang tersedia adalah melalui LPKRI, Ombudsman, atau DPRD<\/p>\n<p>Di akhir pernyataannya, Ketua DPC LPKRI Kabupaten Blitar menutup dengan pesan yang mendalam:<\/p>\n<p>&#8220;Kebenaran akan mencari jalannya sendiri.<\/p>\n<p>Kehinaan akan mencari jawaban sendiri.<\/p>\n<p>Tak perlu menghujat dan merendahkan sesama. Jika ada yang keliru pada pengelolaan anggaran, kebenaran akan terungkap lewat jalur hukum yang teratur. Namun jika tidak ada yang keliru, janganlah korbankan kehormatan seseorang hanya karena perbedaan pandangan.&#8221;(wtr)<\/p>\n<!--CusAds0-->\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div><div class=\"twttr_buttons\"><div class=\"twttr_twitter\">\n\t\t\t\t\t<a href=\"http:\/\/twitter.com\/share?text=Polemik+%22Gus+Ompreng%22%3A+Kritik+Publik%2C+Batas+Kebebasan+Berpendapat+dan+Asas+Ekstrateritorial+Hukum+Indonesia\" class=\"twitter-share-button\" data-via=\"\" data-hashtags=\"\"  data-size=\"default\" data-url=\"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/11\/02\/polemik-gus-ompreng-kritik-publik-batas-kebebasan-berpendapat-dan-asas-ekstrateritorial-hukum-indonesia\/\"  data-related=\"\" target=\"_blank\">Tweet<\/a>\n\t\t\t\t<\/div><\/div><div class=\"pntrst_main_before_after\"><\/div><div class=\"nstgrm_buttons_block\" id=\"nstgrm_left\"><div class=\"nstgrm_button\" data-id-post=\"16316\">\n\t\t\t\t\t<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/\" target=\"_blank\">\n\t\t\t\t\t\t<img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/plugins\/social-buttons-pack\/images\/standard-instagram-ico.jpg?w=800&#038;ssl=1\" alt=\"instagram-Button\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" class=\"lazyload\" \/>\n\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t<\/div><\/div><div class=\"fcbkbttn_buttons_block\" id=\"fcbkbttn_left\"><div class=\"fcbkbttn_button\">\n                            <a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/\" target=\"_blank\">\n                                <img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" data-src=\"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/plugins\/social-buttons-pack\/facebook-button-plugin\/images\/standard-facebook-ico.png?w=800&#038;ssl=1\" alt=\"Fb-Button\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" class=\"lazyload\" \/>\n                            <\/a>\n                        <\/div><div class=\"fcbkbttn_like \"><fb:like href=\"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/11\/02\/polemik-gus-ompreng-kritik-publik-batas-kebebasan-berpendapat-dan-asas-ekstrateritorial-hukum-indonesia\/\" action=\"like\" colorscheme=\"light\" layout=\"standard\"  width=\"225px\" size=\"small\"><\/fb:like><\/div><div class=\"fb-share-button  \" data-href=\"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/11\/02\/polemik-gus-ompreng-kritik-publik-batas-kebebasan-berpendapat-dan-asas-ekstrateritorial-hukum-indonesia\/\" data-type=\"button_count\" data-size=\"small\"><\/div><\/div><!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Follow me Polemik &#8220;Gus Ompreng&#8221;: Kritik Publik, Batas Kebebasan Berpendapat dan Asas Ekstrateritorial Hukum Indonesia Blitar,GBNNews.net \u2014 Ruang digital di<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":16317,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[42],"tags":[],"class_list":["post-16316","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daerah"],"jetpack-related-posts":[{"id":13814,"url":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2025\/10\/29\/dpc-lpk-ri-gelar-aksi-soroti-ruwetnya-kasus-tanah-perkebunan-di-kabupaten-blitar-desak-aph-bertindak-tegas\/","url_meta":{"origin":16316,"position":0},"title":"DPC LPK-RI Gelar Aksi, Soroti Ruwetnya Kasus Tanah Perkebunan di Kabupaten Blitar \u2014 Desak APH Bertindak Tegas","author":"Andre Tambunan","date":"October 29, 2025","format":false,"excerpt":"DPC LPK-RI Gelar Aksi, Soroti Ruwetnya Kasus Tanah Perkebunan di Kabupaten Blitar \u2014 Desak APH Bertindak Tegas Blitar,GBNNews.net \u2014 Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Perlindungan Konsumen Pemerintah dan Keadilan Republik Indonesia (DPC LPK-RI) Kabupaten Blitar menggelar aksi unjuk rasa menyoroti kisruh berkepanjangan terkait status tanah di wilayah perkebunan yang hingga kini\u2026","rel":"","context":"In &quot;Hukum&quot;","block_context":{"text":"Hukum","link":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/category\/hukum\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251029-WA0086-scaled.jpg?fit=600%2C337&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251029-WA0086-scaled.jpg?fit=600%2C337&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251029-WA0086-scaled.jpg?fit=600%2C337&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]},{"id":13751,"url":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2025\/10\/18\/sertifikat-food-handling-dari-hci-diduga-ilegal-legalitas-organisasi-dipertanyakan\/","url_meta":{"origin":16316,"position":1},"title":"Sertifikat Food Handling dari HCI Diduga Ilegal, Legalitas Organisasi Dipertanyakan","author":"Andre Tambunan","date":"October 18, 2025","format":false,"excerpt":"Sertifikat Food Handling dari HCI Diduga Ilegal, Legalitas Organisasi Dipertanyakan Surabaya,GBNNews.net - Kejutan besar mengguncang dunia kuliner Indonesia setelah merebaknya kabar bahwa sertifikat Food Handling yang dikeluarkan oleh Himpunan Chef Indonesia (HCI) Mr. AI diduga tidak memiliki legalitas yang sah. Praktik ini memicu keraguan serius terhadap kredibilitas dan legalitas HCI\u2026","rel":"","context":"In &quot;Hukum&quot;","block_context":{"text":"Hukum","link":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/category\/hukum\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251018-WA0049-scaled.jpg?fit=273%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":8058,"url":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2024\/09\/09\/pemerintah-kota-blitar-raih-penghargaan-anugerah-pandu-negeri-2024-tingkat-nasional\/","url_meta":{"origin":16316,"position":2},"title":"PEMERINTAH KOTA BLITAR RAIH PENGHARGAAN ANUGERAH PANDU NEGERI 2024 TINGKAT NASIONAL","author":"Andre Tambunan","date":"September 9, 2024","format":false,"excerpt":"PEMERINTAH KOTA BLITAR RAIH PENGHARGAAN ANUGERAH PANDU NEGERI 2024 TINGKAT NASIONAL Kota Blitar - GBNNews.net -- Pemerintah Kota Blitar meraih Juara Kategori Umum dalam Penghargaan Anugerah Pandu Negeri 2024 sebagai Pemerintah Daerah dengan Kinerja dan Governansi Kategori Baik dari Indonesian Institute for Public Governance (IIPG), Kamis (05\/09). Penghargaan ini diterima\u2026","rel":"","context":"In &quot;Daerah&quot;","block_context":{"text":"Daerah","link":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/category\/daerah\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/IMG-20240909-WA0042-scaled.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/IMG-20240909-WA0042-scaled.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/IMG-20240909-WA0042-scaled.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]},{"id":10356,"url":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2025\/02\/13\/sekda-kabupaten-blitar-gelar-forum-konsultasi-publik-rkpd-2025\/","url_meta":{"origin":16316,"position":3},"title":"Sekda Kabupaten Blitar Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2025","author":"Andre Tambunan","date":"February 13, 2025","format":false,"excerpt":"Sekda Kabupaten Blitar Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2025 Blitar, GBNNews - Dalam upaya menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Blitar tahun 2025, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blitar menggelar forum konsultasi publik pada hari Kamis tanggal 13\/02\/2025 di Ruang Candi Penataran Lt3 Kantor Bupati Blitar Jln. Kusuma bangsa -\u2026","rel":"","context":"In &quot;Daerah&quot;","block_context":{"text":"Daerah","link":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/category\/daerah\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250213-WA0037-scaled.jpg?fit=600%2C338&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250213-WA0037-scaled.jpg?fit=600%2C338&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250213-WA0037-scaled.jpg?fit=600%2C338&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]},{"id":16278,"url":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2026\/10\/31\/diduga-pekerjaan-pembangunan-balai-besar-karantina-indonesia-terkesan-proyek-siluman\/","url_meta":{"origin":16316,"position":4},"title":"Diduga Pekerjaan Pembangunan Balai Besar Karantina Indonesia terkesan proyek Siluman","author":"Andre Tambunan","date":"October 31, 2026","format":false,"excerpt":"Diduga Pekerjaan Pembangunan Balai Besar Karantina Indonesia terkesan proyek Siluman. Jakarta,GBNNews.net --Pembangunan Bandara Udara Sisingamangaraja XII tercatat dalam LPSE Badan Karantina Indonesia senilai Rp. 5,225,442,220,55 diduga proyek siluman. Proyek ini berada dibawah naungan Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sumatera Utara. Pasalnya proyek ini tidak memasang papan proyek di\u2026","rel":"","context":"In &quot;Hukum&quot;","block_context":{"text":"Hukum","link":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/category\/hukum\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261030-WA0067-scaled.jpg?fit=600%2C269&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261030-WA0067-scaled.jpg?fit=600%2C269&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261030-WA0067-scaled.jpg?fit=600%2C269&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]},{"id":9225,"url":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/2024\/12\/04\/sambut-hari-anti-korupsi-sedunia-2024-gnpk-dpw-jatim-gelar-seminar-nasional\/","url_meta":{"origin":16316,"position":5},"title":"Sambut Hari Anti Korupsi Sedunia 2024, GNPK DPW Jatim Gelar Seminar Nasional","author":"Andre Tambunan","date":"December 4, 2024","format":false,"excerpt":"Sambut Hari Anti Korupsi Sedunia 2024, GNPK DPW Jatim Gelar Seminar Nasional Blitar -GBNNews.net - Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi Dewan Perwakilan Wilayah Prov. Jawa Timur (GNPK DPW Jatim) menggelar Seminar Nasional dalam Menyambut Hari Anti Korupsi Sedunia 2024 dengan tema \"Upaya Pencegahan Pungutan Liar dan Implementasi Perlindungan Hukum Terhadap Pemegang\u2026","rel":"","context":"In &quot;Daerah&quot;","block_context":{"text":"Daerah","link":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/category\/daerah\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/IMG-20241204-WA0059-scaled.jpg?fit=387%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/gbnnews.net\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/IMG-20261102-WA0060-scaled.jpg?fit=600%2C364&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16316","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16316"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16316\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16318,"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16316\/revisions\/16318"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16317"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16316"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16316"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbnnews.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16316"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}