Categories: Daerah

*Nelayan KEPRI Keberatan Adanya Tambang Pasir Laut Yang Kembali Beroperasi*

Iklan

<div class&equals;"nstgrm&lowbar;buttons&lowbar;block" id&equals;"nstgrm&lowbar;left"><div class&equals;"nstgrm&lowbar;button" data-id-post&equals;"8233">&NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;www&period;instagram&period;com&sol;" target&equals;"&lowbar;blank">&NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<img src&equals;"https&colon;&sol;&sol;gbnnews&period;net&sol;wp-content&sol;plugins&sol;social-buttons-pack&sol;images&sol;standard-instagram-ico&period;jpg" alt&equals;"instagram-Button" &sol;>&NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<&sol;a>&NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<&sol;div><&sol;div><div class&equals;"pntrst&lowbar;main&lowbar;before&lowbar;after"><div class&equals;"pntrst-button-wrap"> &NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<a data-pin-do&equals;"buttonBookmark" data-pin-custom&equals;"" href&equals;"https&colon;&sol;&sol;www&period;pinterest&period;com&sol;pin&sol;create&sol;button&sol;"><img data-pin-nopin&equals;"1" class&equals;"pntrst-custom-pin" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;gbnnews&period;net&sol;wp-content&sol;plugins&sol;social-buttons-pack&sol;bws-pinterest&sol;images&sol;pin&period;png" width&equals;"60"><&sol;a> &NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<&sol;div><div class&equals;"pntrst-button-wrap " > &NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<a data-pin-do&equals;"buttonFollow" href&equals;"https&colon;&sol;&sol;www&period;pinterest&period;com&sol;&sol;">Follow me<&sol;a> &NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<&sol;div><&sol;div><div class&equals;"twttr&lowbar;buttons"><div class&equals;"twttr&lowbar;twitter">&NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<a href&equals;"http&colon;&sol;&sol;twitter&period;com&sol;share&quest;text&equals;&percnt;2ANelayan&plus;KEPRI&plus;Keberatan&plus;Adanya&plus;Tambang&plus;Pasir&plus;Laut&plus;Yang&plus;Kembali&plus;Beroperasi&percnt;2A" class&equals;"twitter-share-button" data-via&equals;"" data-hashtags&equals;"" data-size&equals;"default" data-url&equals;"https&colon;&sol;&sol;gbnnews&period;net&sol;index&period;php&sol;2024&sol;09&sol;19&sol;nelayan-kepri-keberatan-adanya-tambang-pasir-laut-yang-kembali-beroperasi&sol;" data-related&equals;"" target&equals;"&lowbar;blank">Tweet<&sol;a>&NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<&sol;div><&sol;div><p>&ast;Nelayan KEPRI Keberatan Adanya Tambang Pasir Laut Yang Kembali Beroperasi&ast;<&sol;p>&NewLine;<p>GBNNews&period;net&comma;Kepri &lpar;18&sol;09&rpar; Nelayan-nelayan di Bintan&comma; Kepulauan Riau &lpar;Kepri&rpar;&comma; mengaku khawatir dengan langkah pemerintahan Joko Widodo &lpar;Jokowi&rpar;-Ma’ruf Amin membuka lebar lagi keran ekspor pasir laut setelah 20 tahun ditutup&period;<&sol;p>&NewLine;<p><img data-attachment-id&equals;"8234" data-permalink&equals;"https&colon;&sol;&sol;gbnnews&period;net&sol;index&period;php&sol;2024&sol;09&sol;19&sol;nelayan-kepri-keberatan-adanya-tambang-pasir-laut-yang-kembali-beroperasi&sol;img-20240919-wa0072&sol;" data-orig-file&equals;"https&colon;&sol;&sol;i0&period;wp&period;com&sol;gbnnews&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2024&sol;09&sol;IMG-20240919-WA0072-scaled&period;jpg&quest;fit&equals;600&percnt;2C400&amp&semi;ssl&equals;1" data-orig-size&equals;"600&comma;400" data-comments-opened&equals;"1" data-image-meta&equals;"&lbrace;&quot&semi;aperture&quot&semi;&colon;&quot&semi;0&quot&semi;&comma;&quot&semi;credit&quot&semi;&colon;&quot&semi;&quot&semi;&comma;&quot&semi;camera&quot&semi;&colon;&quot&semi;&quot&semi;&comma;&quot&semi;caption&quot&semi;&colon;&quot&semi;&quot&semi;&comma;&quot&semi;created&lowbar;timestamp&quot&semi;&colon;&quot&semi;0&quot&semi;&comma;&quot&semi;copyright&quot&semi;&colon;&quot&semi;&quot&semi;&comma;&quot&semi;focal&lowbar;length&quot&semi;&colon;&quot&semi;0&quot&semi;&comma;&quot&semi;iso&quot&semi;&colon;&quot&semi;0&quot&semi;&comma;&quot&semi;shutter&lowbar;speed&quot&semi;&colon;&quot&semi;0&quot&semi;&comma;&quot&semi;title&quot&semi;&colon;&quot&semi;&quot&semi;&comma;&quot&semi;orientation&quot&semi;&colon;&quot&semi;0&quot&semi;&rcub;" data-image-title&equals;"IMG-20240919-WA0072" data-image-description&equals;"" data-image-caption&equals;"" data-large-file&equals;"https&colon;&sol;&sol;i0&period;wp&period;com&sol;gbnnews&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2024&sol;09&sol;IMG-20240919-WA0072-scaled&period;jpg&quest;fit&equals;600&percnt;2C400&amp&semi;ssl&equals;1" class&equals;"alignnone size-medium wp-image-8234" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;gbnnews&period;net&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2024&sol;09&sol;IMG-20240919-WA0072-600x400&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"600" height&equals;"400" &sol;><&sol;p>&NewLine;<p>Mereka mengaku khawatir itu akan berdampak pula pada ruang hidup mereka&comma; terutama tempat mencari ikan di lautan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Salah satu yang keberatan atas ekspor pasir laut itu adalah Irwan yang merupakan nelayan di Desa Malang Rapat&comma; Kecamatan Gunung Kijang&comma; Bintan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya aktivitas tambang pasir laut untuk diekspor itu berpotensi merusak ekosistem laut&period; Dia mengatakan apabila pasir laut itu dikeruk&comma; air laut akan keruh dan merusak habitat ikan laut sehingga mengganggu kelangsungan mata pencaharian nelayan di sana&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Yang pasti&comma; kami Nelayan pesisir ini otomatisnya terancam&period; Kalau kami kan Nelayan&comma; menangkap ikan&period; Kalau enggak ada hasil laut&comma; gimana kami mau cari makan&comma;” kata Irwan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Fairul&comma; nelayan dari Desa Tanjung Berakit&comma; Kecamatan Teluk Sebong&comma; Bintan mengatakan sebagai rakyat kecil mereka tak memiliki kuasa besar untuk bisa menghalangi kegiatan ekspor pasir laut yang sudah dibuka pemerintah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Oleh karena itu&comma; dia berharap pemerintah tak memberikan izin tambang pasir laut untuk diekspor secara membabi buta dan berdampak besar bagi nelayan hingga habitat di lautan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Ya saya berharap&comma; Pemerintah tidak membabi buta lah bang&comma; Yang jelas kita mau menghalangi Pemerintah enggak bisa juga&period; Yang jelas di tempat kami kerja di situ&comma; di kelong kami&comma; jaring kami dikeruk&comma; memang sudah mematikan periuk kami&comma; jangan mematikan mata pencarian&period; Kalau tidak mengganggu ya enggak masalah&comma;” ujar Fairul<&sol;p>&NewLine;<p>Irwan yang sehari-hari mencari ikan dan kepiting menggunakan alat tangkap jaring dan bubu itu berharap apabila pertambangan pasir laut untuk diekspor dilakukan di Bintan&comma; maka harus ada ganti rugi bagi Nelayan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Ganti ruginya&comma; biasanya seperti uang lah gitu&comma; per bulannya berapa&comma; gitu kan&period; Selagi mereka masih operasi&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Fairul juga mengatakan apabila kegiatan tambang pasir laut untuk diekspor itu mematikan mata pencarian nelayan pesisir&comma; pemerintah harus memberikan ganti rugi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Tapi dampaknya&comma; kalau kita nggak bisa kerja ni&comma; kerugian kita sekian&period; Kalau ada kompensasi dari Pemerintah&comma; program dari Pemerintah apa boleh buat lah&comma; kita tidak bisa menghalangi juga&comma;” katanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebelumnya&comma; ketika dikonfirmasi&comma; Sekretaris DPW Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia &lpar;KNTI&rpar; Provinsi Kepri&comma; Sukur Hariyanto&comma; mengatakan setidaknya ada tiga wilayah di provinsi itu yang dijadikan lokasi sedimentasi pasir laut oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan &lpar;KKP&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tiga wilayah itu yakni Pulau Bintan&comma; Karimun&comma; dan Lingga&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; Sedimentasi dilakukan&comma; perlu ada penegasan – penegasan yang kuat&comma; oleh pemerintah terkait kebutuhan dan keperluan sedimentasi pasir laut&period; Sukur mendesak walaupun itu sebatas pengangkatan lumpur yang mengendap di karang&comma; pihaknya meminta jangan sampai mengganggu aktivitas tangkapan Nelayan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kita sangat sayangkan&comma; kalau aktivitas nelayan terkorbankan&comma; walaupun ancang – ancangnya untuk memperbaiki karang&comma; memperbaharui karang bagus&comma; dengan diangkat lumpur – lumpur itu&comma;” kata Sukur&comma; Kamis &lpar;12&sol;9&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lebih lanjut&comma; dia mengatakan aktivitas ekspor pasir laut sangat berdampak bagi nelayan setempat&period; Oleh karena itu harus ada pemetaan khusus terkait bagaimana relokasi masyarakat nelayan dengan kegiatan Ekspor pasir laut itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dia menyebut dalam mencari ikan&comma; aktivitas nelayan tidak bisa diukur&comma; karena satwa di laut itu bergerak dan berpindah – pindah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kepastian penangkapan ikan itu tidak bisa kita ukur&period; Kalau ikan itu bukan berada di satu titik saja&comma; Nelayan ini kan melakukan penangkapan ikan yang bergerak gitu&comma;” ujar Sukur&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebelumnya pemerintahan Jokwoi&comma; lewat Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan &lpar;Zulhas&rpar; membuka lebar lagi keran ekspor pasir laut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pembukaan kembali keran ekspor itu dituangkan dalam Permendag Nomor 20 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 22 Tahun 2023 tentang Barang yang Dilarang untuk Diekspor’ dan &OpenCurlyQuote;Permendag Nomor 21 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 23 Tahun 2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspor&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Isy Karim pada 9 September lalu mengatakan penerbitan peraturan menteri perdagangan soal ekspor pasir laut itu dilaksanakan untuk melaksanakan PP 26&sol;2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Penerbitan aturan itu juga dilakukan untuk menindaklanjuti usulan Kementerian Kelautan dan Perikanan &lpar;KKP&rpar; sebagai instansi pembina atas pengelolaan hasil sedimentasi di laut&period; Meski demikian&comma; Isy menekankan ekspor pasir laut tak akan dilakukan secara serampangan&period; Izin ekspor akan diberikan Kementerian Perdagangan setelah kebutuhan dalam negeri terpenuhi<&sol;p>&NewLine;<p>Izin ekspor laut sebenarnya sudah dilarang pemerintah sejak 20 tahun lalu oleh Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri&period; Larangan diberlakukan untuk mengurangi dampak buruk eksploitasi pasir laut bagi lingkungan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun&comma; kebijakan itu diubah oleh Jokowi&period; Melalui PP Nomor 26 Tahun 2023&comma; Jokowi kembali membuka keran ekspor pasir laut<&sol;p>&NewLine;<p>Kebijakan ini pun menimbulkan banyak penolakan terutama dari organisasi lingkungan&comma; seperti Greenpeace&comma; Walhi&comma; mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti&comma; hingga para nelayan sendiri&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Greenpeace dan Walhi dengan tegas menolak ikut terlibat dalam kajian PP tersebut dan meminta Jokowi mencabut aturan itu&period; Bahkan keduanya mengancam bakal menggugat PP tersebut jika tetap dijalankan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&ast;Listoni Nadeak&period; Yamin Ginting&ast;<&sol;p>&NewLine;<&excl;--CusAds0-->&NewLine;<div style&equals;"font-size&colon; 0px&semi; height&colon; 0px&semi; line-height&colon; 0px&semi; margin&colon; 0&semi; padding&colon; 0&semi; clear&colon; both&semi;"><&sol;div><div class&equals;"twttr&lowbar;buttons"><div class&equals;"twttr&lowbar;twitter">&NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<a href&equals;"http&colon;&sol;&sol;twitter&period;com&sol;share&quest;text&equals;&percnt;2ANelayan&plus;KEPRI&plus;Keberatan&plus;Adanya&plus;Tambang&plus;Pasir&plus;Laut&plus;Yang&plus;Kembali&plus;Beroperasi&percnt;2A" class&equals;"twitter-share-button" data-via&equals;"" data-hashtags&equals;"" data-size&equals;"default" data-url&equals;"https&colon;&sol;&sol;gbnnews&period;net&sol;index&period;php&sol;2024&sol;09&sol;19&sol;nelayan-kepri-keberatan-adanya-tambang-pasir-laut-yang-kembali-beroperasi&sol;" data-related&equals;"" target&equals;"&lowbar;blank">Tweet<&sol;a>&NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<&sol;div><&sol;div><div class&equals;"lnkdn&lowbar;buttons"><&sol;div><div class&equals;"pntrst&lowbar;main&lowbar;before&lowbar;after"><&sol;div><div class&equals;"nstgrm&lowbar;buttons&lowbar;block" id&equals;"nstgrm&lowbar;left"><div class&equals;"nstgrm&lowbar;button" data-id-post&equals;"8233">&NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;www&period;instagram&period;com&sol;" target&equals;"&lowbar;blank">&NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<img src&equals;"https&colon;&sol;&sol;gbnnews&period;net&sol;wp-content&sol;plugins&sol;social-buttons-pack&sol;images&sol;standard-instagram-ico&period;jpg" alt&equals;"instagram-Button" &sol;>&NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<&sol;a>&NewLine;&Tab;&Tab;&Tab;&Tab;<&sol;div><&sol;div>

Iklan
Iklan
Andre Tambunan

Recent Posts

Lapas Cipinang Bangun Siklus Perbaikan Pembelajaran di PKBM Warga Mandiri

Lapas Cipinang Bangun Siklus Perbaikan Pembelajaran di PKBM Warga Mandiri GBNnews.net - Jakarta, Latucip_Media –…

1 day ago

Kepedulian Sosial Terhadap Sesama, Lapas Narkotika Jakarta Salurkan Bantuan kepada Yayasan Dulur Salembur

Kepedulian Sosial Terhadap Sesama, Lapas Narkotika Jakarta Salurkan Bantuan kepada Yayasan Dulur Salembur Gbnnews.net--Jakarta —…

2 days ago

Menata Hati Sebelum Kembali, Puluhan Warga Binaan Lapas Cipinang Kembali Perkuat Kesiapan Reintegrasi

Menata Hati Sebelum Kembali, Puluhan Warga Binaan Lapas Cipinang Kembali Perkuat Kesiapan Reintegrasi GBNnews.net -…

2 days ago

DPC LPK -RI Blitar Dan KDBR Audensi Dengan Satlantas Polres Kota Blitar

DPC LPK -RI Blitar Dan KDBR Audensi Dengan Satlantas Polres Kota Blitar Kota Blitar,GBNNews.net -…

2 days ago

PERKUAT INTEGRITAS, RUTAN BATAM TERIMA KUNJUNGAN INSPEKTUR JENDERAL KEMENIMIPAS

PERKUAT INTEGRITAS, RUTAN BATAM TERIMA KUNJUNGAN INSPEKTUR JENDERAL KEMENIMIPAS GBNnews.net - Humas Rutan Batam –…

3 days ago

Fakta menarik para Napi kelas Kakap di Lapas Cibinong,ini faktanya

Fakta menarik para Napi kelas Kakap di Lapas Cibinong,ini faktanya. GBNNews.net,Bogor -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)…

3 days ago