Pelaku mutilasi di Depok sudah tertangkap,pelaku : Korban meraba dan pegang-pegang saya
Pelaku mutilasi di Depok sudah tertangkap,pelaku : Korban meraba dan pegang-pegang saya.
Gbnnews.net,Depok — Pelaku mutilasi di Depok sudah ditangkap,gerak cepat tim Resmob Polres kota Depok mendapatkan apresiasi dari masyarakat,menaikkan citra kepolisian dengan penanganan sigap dan cepat.
Dalam kasus ini Pengakuan mengejutkan disampaikan Saepul (26), pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) di Kota Depok.
Saat diperiksa penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Saepul mengklaim pembunuhan bermula ketika korban diduga menggrepe dirinya.
Menurut pengakuannya, korban datang ke kontrakannya di Jalan Belimbing, Cipayung, Depok.
Awalnya, Saepul mengaku hanya ingin mengobrol karena merasa kesepian di tempat tinggalnya.
Namun, situasi berubah ketika korban diduga melakukan tindakan yang tidak diinginkan.
“Saya cuma butuh teman buat ngobrol. Terus dia pegang-pegang saya. Saya berontak,” ujar Saepul dalam keterangannya kepada penyidik, dikutip Jumat (7/8/2026).
Saepul mengklaim korban kemudian menampar dan mendorongnya dari tangga rumah kontrakan.
Ia mengaku turun ke lantai bawah lalu mengambil pisau dari dapur.
Menurut pengakuannya, korban kemudian ditusuk hingga akhirnya tewas.
Saepul juga mengaku memutilasi jasad korban menggunakan pisau yang sama.
Potongan kaki korban, kata dia, dibuang di kawasan Jembatan Serong, Cipayung.
Sementara pisau dan pakaian yang digunakan dibuang di kawasan Pitara.
Pengakuan tersebut masih menjadi bagian dari pemeriksaan penyidik dan belum dapat dipastikan sebagai fakta yang telah terbukti.
Sementara itu, Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono, menegaskan motif pembunuhan masih didalami.
“Motif pembunuhan sedang kami dalami. Namun ditemukan fakta bahwa pelaku diduga penyuka sesama jenis,” kata Breggy.
Breggy menegaskan temuan tersebut bukan kesimpulan mengenai motif pembunuhan.
Penyidik masih memeriksa tersangka serta mengumpulkan alat bukti.
“Kami juga mengamankan HP milik korban, uang hasil penjualan HP, dan motor milik korban sebagai barang bukti,” ujar Breggy.
Polisi juga memastikan hubungan pelaku dan korban hanya sebatas saling mengenal.
Keduanya diketahui berkenalan melalui media sosial sebelum akhirnya bertemu langsung.
Kasus mutilasi yang menggegerkan Kota Depok itu masih terus dikembangkan untuk mengungkap motif pasti di balik pembunuhan tersebut.
(Bayu.K)





